Resume ASI Pertemuan 2

Judul Tugas : Resume ASI Pertemuan 2

Nama : Doni Fitrah Ajieb

NIM : 10410100125

Dosen : Didiet Anindita A

Dalam posting kali ini saya akan mendongengkan kembali materi yang telah diberikan oleh dosen ASI saya, Mr. Didiet. Tentang (sepurane lek tulisane salah 😛 ) “Nature of Analysis and Design”. Secara garis besar Sistem Analis adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan. Sistem Analis memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem. Seorang analis sistem harus memiliki setidaknya empat keahlian: analisis, teknis, manajerial, dan interpersonal (berkomunikasi dengan orang lain), dari keempat skill yang harus dimilki oleh seorang Sistem Analis yang paling penting adalah point keempat yaitu “Komunikasi dengan orang lain”. Mengapa saya golongkan skill tersebut menjadi yang paling penting, karena seorang sistem analis harus mampu menjadi seseorang yang dapat mengorek informasi dari client, sedangkan kadang-kadang client tersebut tidak memberikan seluruh informasi yang dibutuhkan. Guna dari skill ini akan terlihat pada tahap pengumpulan informasi, jika seorang analis tidak dapat mengorek informasi sebanyak-banyaknya, maka hasil dari proyek yang diinginkan oleh client tidak akan tercapai dengan maksimal.

Seorang analis sistem harus mampu untuk bekerja dengan berbagai jenis bahasa pemrograman, sistem operasi, serta perangkat keras yang digunakan. Alasannya adalah supaya dalam pembuatan sistem dari client, seorang analis dapat memperkirakan apakah sistem yang telah dia buat itu tidak menyulitkan atau memberatkan bagi para programmer. Dengan begitu sistem yang dia buat dapat dikerjakan dengan baik oleh programmer. Keahlian manajerial akan membantu seorang analis sistem mengelola proyek, sumber daya, risiko, dan perubahan. Keahlian interpersonal akan membantu analis sistem dalam berinteraksi dengan pengguna akhir sebagaimana halnya dengan analis, programer, dan profesi sistem lainnya.

Pada dasarnya seorang analis sistem melakukan hal-hal berikut:

  • Berinteraksi dengan pelanggan untuk memahami kebutuhan mereka
  • Berinteraksi dengan desainer untuk mengemukakan interface yang diinginkan atas suatu perangkat lunak
  • Berinteraksi ataupun memandu programmer dalam proses pengembangan sistem agar tetap berada pada jalurnya
  • Melakukan pengujian sistem baik dengan data sampel atau data sesungguhnya untuk membantu para penguji
  • Mengimplementasikan sistem baru
  • Menyiapkan dokumentasi berkualitas

SDLC (Systems Development Life Cycle, Siklus Hidup Pengembangan Sistem) atau Systems Life Cycle (Siklus Hidup Sistem), dalam rekayasa sistem dan rekayasa perangkat lunak, adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi.Langkah-langkah dalam SDLC :

  • Identifying
  • Determining
  • Analysing
  • Designing
  • Developing
  • Testing
  • Implementing

Langkah-langkah diatas tidak selalu harus ada 7 langkah menurut sumber yang saya dapat dari wikipedia, hanya ada 5 + 1 maintenance, yaitu :

  • Planning ( Perencanaan)
  • Analysing ( Analisa )
  • Designing ( Mendesign sistem yang diinginkan oleh cliient)
  • Testing ( melakukan uji coba pada sistem yang telah selesai dibuat )
  • Implementasi ( menerapkan sistem kepada user )
  • ++ Maintenance

Dari uraian diatas dapat saya simpulkan bahwa :

  • Seorang sistem analis memang tidak diharuskan untuk menguasai segala macam persoalan teknis tetapi mereka “Wajib Ain” harus memiliki skill untuk dapat berkomunikasi dengan baik dengan pelanggan atau client.
  • Seorang analis juga harus bisa mengorek info sedetail-detailnya tentang sistem yang diinginkan oleh client.

Lalu dari segi SDLC dapat saya simpulkan :

  • Semua langkah yang ada didalam SDLC harus dikerjakan dengan hati-hati, terutama pada proses Identifying, jika dari proses ini sudah melakukan kesalahan maka MUSNAH lah sudah :D, karena hal ini akan berpengaruh pada saat implementasi. Karena sistem yang diinginkan oleh client tidak sesuai, maka analis harus mengulang dari proses awal. Oleh karena itu “Seorang Analis harus memiliki skill mengorek informasi sedalam-dalamnya” sehingga hal semacam itu tidak akan terjadi.

Mungkin cukup sekian Resume saya Mr.Didiet, dan bagi pembaca semoga ilmu dari postingan saya dapat bermanfaat…AMINNN..!!!! Trimsss… 😀 😀 😀 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s